Subscribe in a reader

Teknologi untuk membuat hujan telah banyak dipakai, tapi teknologi untuk menghentikan hujan jarang di pakai. Cara yang dipakai untuk menghentikan hujan adalah dengan memperhatikan tingkat ketebalan awan. Jika jenis awan adalah awan dingin (di bawah nol derajat), maka akan digunakan pendingin dari nitrogen cair untuk meningkatkan jumlah tetes air namun mengurangi ukurannya. Tetes air yang kecil kemungkinan jatuhnya lebih kecil, sehingga tidak akan hujan. Untuk awan yang di atas nol derajat akan digunakan agen idodida perak untuk mempercepat tumbukan dan penyatuan tetes air, hasilnya adalah arus ke bawah yang menghambat pembentukan awan. Cara lain untuk mencegah hujan di satu tempat adalah dengan memaksa hujan agar turun lebih cepat di satu wilayah jika awan hujan akan menuju ke tempat tertentu.

Cina berencana untuk menggunakan teknologi ini untuk memastikan bahwa pembukaan olimpiade, dan aneka acara penting lainnya tidak akan terganggu oleh hujan.

Sumber : News.Com.Au

Opini Pribadi:
Bayangkan kalau pemerintah mengendalikan cuaca setiap hari. Kira-kira apa jadinya ya?. Mungkin percakapan seperti ini akan terjadi “Yuk kita main bola besok jam 3 sore” yang dijawab dengan “wah nggak bisa, menurut jadwal kan besok bakal hujan”. Atau “Pa, jangan lupa bawa payung ya, nanti jam 17.20 pas papa keluar dari kantor, bakal hujan”.

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.