Proyek OLPC (One Laptop Per Child) dari Nicholas Negroponte memang belum dirilis ke masyarakat umum, namun beberapa pemilik prototipe laptop ini telah mengujicobakan laptop murah ini ke beberapa anak. Tanpa diberi pengarahan, anak-anak tersebut ternyata mampu mempergunakan software yang ada di dalamnya, yang meliputi pengolah kata, program gambar, game, dan lain-lain. Dua orang anak berumur 8 dan 10 tahun bahkan bisa mengganti motherboard OLPC dengan sedikit bantuan. Hal ini bagi beberapa orang mengurangi kekhawatiran bahwa laptop ini tidak akan berguna, jika para guru tidak bisa mengajari murid-murid mengenai bagaimana cara memakai benda tersebut, dan akan menyulitkan jika tidak ada yang bisa memperbaiki jika ada kerusakan.
Sumber: OLPC News

No comments yet.