Subscribe in a reader

Catatan: perhatikan bahwa berita ini masuk kategori Lucu, artinya meskipun didasarkan pada pernyataan seseorang, pernyataan tersebut belum tentu benar, dan cenderung tidak masuk akal.

Beberapa pakar sekuriti dari Australia menyatakan bahwa Second Life (dunia virtual online dan World Of Warcraft  (game online) digunakan oleh teroris untuk latihan dan merekrut teroris secara online.  Pada Second Life, kita memang bisa menemukan organisasi teroris, dan dapat dengan mudah mensimulasikan aneka macam senjata, sehingga tentunya beberapa pihak mengkhawatirkan situasi tersebut.

Namun hal ini cukup tidak masuk akal, dari diskusi di slashdot, kita bisa melihat pendapat berbagai pihak. Dari sisi logis, teroris di Second Life dan WoW akan sangat mudah dilacak. Metode komunikasi lain, seperti chat menggunakan messenger yang menggunakan sistem enkripsi akan lebih sulit dilacak. WoW juga tidak mengajarkan banyak aspek sungguhan dalam perang, sedangkan dunia Second Life memiliki banyak keterbatasan yang menyulitkan simulasi untuk latihan teroris.

Sumber:   The Australian News

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.