Subscribe in a reader

Saat ini berbagai negara, termasuk Indonesia, sudah mulai menggunakan paspor baru yang menggunakan teknologi RFID. Radio Frequency Identification (RFID) merupakan sebuah metode identifikasi otomatis dengan menggunakan frekuensi radio untuk membaca tag RFID. Sebelumnya sudah pernah diberitakan bahwa paspor dengan RFID bisa dibaca meskipun dienkripsi, dan paspor yang tidak dienkripsi bahkan bisa disalin.

Baru-baru ini Lukas Grunwald menemukan bahwa dia bisa menyalin dan mengubah data pada paspor RFID, dan jika paspor itu discan, maka program pembaca paspor akan crash. Ini menunjukkan adanya kemungkinan bug buffer overflow pada program pembaca. Jika dugaan ini benar, maka modifikasi lain bisa membuat program pembaca melakukan apapun juga, misalnya menyetujui orang yang masuk blacklist. Modifikasi yang dilakukan Lukas Grunwald adalah pada gambar diri yang disimpan di paspor dalam format JPEG2000.

Sumber: Wired

RSS feed | Trackback URI

Comments »

No comments yet.

Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> in your comment.